Pages

RSS

Selamat datang di Cermin Sebuah Titik
Refleksi Sunyi
Sunyi tak selamanya sepi
Sendiri hanya 'tuk mengenali pribadi
Dyah Prabaningrum (D*pra)

Rabu, 05 Desember 2012

teruntukmu yang (mungkin) terluka

untuk kakakku yang paling aku sayangi dan hormati,

kakakku tersayang, aku tak pernah tahu yang sesunggunya terjadi dalam hidup dan hatimu. Yang aku tahu, ketika kita akan berpisah, kau pernah tanyakan padaku,"apakah aku akan meninggalkanmu?" Kakak, maafkan adikmu yang tak tahu diri ini dan berkata yang tak layak padamu.

Iya kakak, baik aku maupun kamu terlalu membingungkan untuk di telaah. Kak, aku cuma takut ketika ku berkata,"Tidak, aku akan menunggumu," ternyata kau tak pernah sama sekali menyanyangiku. Maafkan aku kakak, karena bila aku telah menetapkan dan menjajikan sesuatu sulit sekali untuk aku langgar. Aku takut kau tidak menyayangi aku dan hanya akan memandang rendah aku. Akan tetapi, aku tidak pernah mau menyakitimu.

Kakak, maafkan aku yang banyak membuang waktumu. Kak, setiap katamu selalu ku ingat,"Hati2 dalam segala hal." Aku juga ingat bagaimana kamu menenangkan aku,, kamu jarang sekali menyalahkan aku, kamu hanya akan bilang," aku keliru, aku lupa, dan sebagainya."

Kak bila suatu saat kamu memang jodohku, ku yakin kita akan bersatu, insya Allah diwaktu yang tepat itu aku akan telah dididik alam untuk menjadi dewasa, untuk menjadi bijaksana,,insya Allah kak.. Tapi bila kita tak berjodoh,, insya Allah kita akan diperuntukkan oleh pasangan terbaik kita masing2, insya Allah aku akan menghormati pasanganku dan tidak mengulangi banyak kesalahanku yang dahulu,  aku akan mencoba ingat bagaimana dengan lembutnya kau menasehatiku,,hingga  akan ada beberapa kesopanan yang ku pakai hasil dari belajar padamu..

Kakakku, salam hormatku untukmu,, dimanapun kamu berada semoga Allah bersamamu,,, jaga dirimu baik2..

dari 

Adikmu...

Read More......

Minggu, 07 Oktober 2012

sinergitas

oleh Dyah Prabaningrum

daun tak pernah meminta embun tuk berwarna
bulan tak pernah meminta bintang tuk tinggal
dan rasa tak pernah meminta ucapan terima kasih
meski kadang keliru memakna
seperti ketunggalan yang tak boleh dimakna sepi
Esa adalah bukti yang menyisip adalah keagungan
harmonisasi atas luka dan bingkisan rindu yang tertahan
dan malam adalah hadiah terindah menemunya
pada munajat dalam ungkap syukur tak berkesudahan

Read More......

Senin, 10 September 2012

sesungguhnya (jodoh)

sesungguhnya engkau masih dalam rahasia TUHAN, sedekat apapun engkau. sesungguhnya engkau masih dibentuk TUHAN , sesempurna apapun engkau di mata manusia. sesungguhnya engkau masih dijaga TUHAN, sedewasa apapun pola pikirmu sesungguhnya engkau masih diberi kesempatan mencari dan menemu, seyakin apapun engkau saat ini sesungguhnya engkau masih diberi peluang untuk lebih dekat denganNYA, setunduk apapun engkau saat ini sesungguhnya engkau masih berhak berharap jamuanNYA pada kebahagian yang lbh, senyaman apapun hidupmu saat ini Bahkan sampai engkau berikrar atas nama TUHAN untuk menjagaku, membahagiakanku... Engkau akan tetap dibentuk, dijaga, diberi peluang untuk lebih dekat, diberi hak untuk berharap mendapat jamuanNya... akan tetapi saat ikrar itu terlaksana... aku ingin rahasia itu terkuak, kesempatan mencari dan menemu di tiadakan dan kau hanya satu untukku dan aku satu untukmu

Read More......