oleh Dyah Prabaningrum
daun tak pernah meminta embun tuk berwarna
bulan tak pernah meminta bintang tuk tinggal
dan rasa tak pernah meminta ucapan terima kasih
meski kadang keliru memakna
seperti ketunggalan yang tak boleh dimakna sepi
Esa adalah bukti yang menyisip adalah keagungan
harmonisasi atas luka dan bingkisan rindu yang tertahan
dan malam adalah hadiah terindah menemunya
pada munajat dalam ungkap syukur tak berkesudahan
Minggu, 07 Oktober 2012
sinergitas
Senin, 10 September 2012
sesungguhnya (jodoh)
sesungguhnya engkau masih dalam rahasia TUHAN, sedekat apapun engkau. sesungguhnya engkau masih dibentuk TUHAN , sesempurna apapun engkau di mata manusia. sesungguhnya engkau masih dijaga TUHAN, sedewasa apapun pola pikirmu sesungguhnya engkau masih diberi kesempatan mencari dan menemu, seyakin apapun engkau saat ini sesungguhnya engkau masih diberi peluang untuk lebih dekat denganNYA, setunduk apapun engkau saat ini sesungguhnya engkau masih berhak berharap jamuanNYA pada kebahagian yang lbh, senyaman apapun hidupmu saat ini Bahkan sampai engkau berikrar atas nama TUHAN untuk menjagaku, membahagiakanku... Engkau akan tetap dibentuk, dijaga, diberi peluang untuk lebih dekat, diberi hak untuk berharap mendapat jamuanNya... akan tetapi saat ikrar itu terlaksana... aku ingin rahasia itu terkuak, kesempatan mencari dan menemu di tiadakan dan kau hanya satu untukku dan aku satu untukmu
Read More......Sabtu, 02 Juni 2012
pernah!
unik penuh liku dan juang hingga aku sadar beda antara tempaan dan bentukan mudah,,, bagi yang terbentuk semenjak dini, namun sulit bagi yang memulai dengan tertalih DAN TOLERAN KADANG TERLUPA DIANTARA KEDUANYA
Read More......